5 Gunung Di Indonesia Ini Terkenal Paling Angker

Sebagai seorang pecinta alam, Mendaki gunung tentu memberikan pengalaman yang luar biasa untuk mengisi waktu luang. Meski demikian, Mendaki gunung bukanlah hal yang mudah dilakukan terlebih kamu harus memiliki fisik yang kuat dan bugar.

Selain itu, Gunung juga sering disebut memiliki energi berbeda dan sering dikaitkan dengan hal-hal mistis. Indonesia sendiri memiliki beberapa gunung yang juga terkenal akan keangkerannya. Berikut 5 gunung di Indonesia yang terkenal paling angker.

Gunung Salak

5 Gunung Di Indonesia Ini Terkenal Paling Angker

Terletak di selatan Jakarta, Provinsi Jawa Barat, Gunung Salak merupakan salah satu pegunungan Indonesia yang terkenal akan keangkerannya. Setidaknya ada 7 kasus kecelakaan pesawat yang terjadi di gunung ini.

Para pendaki gunung yang mencoba untuk menaklukkan gunung Salak mengaku sering mengalami kejadian aneh yang tidak biasa seperti mendengar suara gamelan hingga beberapa penampakan makhluk astral.

Gunung Lawu

5 Gunung Di Indonesia Ini Terkenal Paling Angker

Terletak pada perbatasan antara Jawa Tengah dan Jawa Timur, Gunung Lawu menjadi salah satu gunung yang sering di daki oleh para pendaki karena memiliki pemandangan yang eksotis.

Meski demikian, Gunung Lawu terkenal akan cerita mistisnya dimana sering terdengah suara gaduh seperti sedang berperang di lokasi gunung. Selain itu, Gunung Lawu juga terkenal akan Pasa Dieng atau pasar gaib yang hanya bisa dilihat oleh orang-orang dengan tingkat spiritual tinggi saja.

Gunung Merapi

5 Gunung Di Indonesia Ini Terkenal Paling Angker

Sebagai gunung yang masih aktif, Gunung Merapi tentu sangat berbahaya bagi para pendaki. Terdengar mengerikan?Itu belum seberapa karena rumor yang menyelimuti gunung merapi bahkan membuat bulu kuduk merinding.

Ya, Kabarnya gunung merapi memiliki sebuah desa gaib yang dihuni oleh makhluk astral. Bahkan desa gaib ini sama halnya seperti desa manusia pada umumnya.

konon ada pantangan bagi para pendaki yang mendatangi gunung merapi seperti tidak boleh memakan apapun dan membuat onar di lokasi tersebut karena bisa membuat si pendaki terjebak di alam gaib.

Gunung Rinjani

5 Gunung Di Indonesia Ini Terkenal Paling Angker

Siapa yang tidak setuju dengan keindahan Gunung Rinjani?Terkenal akan keindahan panoramanya dari puncak, Gunung Rinjani tentu mengundang banyak pendaki untuk melakukan pendakian.

Terkenal akan pemandangannya yang luar biasa indah, Gunung Rinjani juga tidak lepas dari kesan mistis. Kesan mistis tersebut tertuju kepada sebuah danau yang terdapat pada gunung rinjani dan biasanya disebut dengan Segara Anak.

Konon kabarnya danau “segara anak” ini dihuni oleh bangsa jin yang dipimpin oleh ratu Enjeni. Para pengunjung pun dilarang untuk melakukan hal yang bersifat negatif agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan.

Gunung Arjuno

5 Gunung Di Indonesia Ini Terkenal Paling Angker

Terletak di kota Batu, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Gunung Arjuno masuk kedalam daftar salah satu gunung paling angker di Indonesia.

Para pendaki yang melakukan pendakian di gunung arjuno dilarang untuk terpencar dari rombongan dan juga harus berpikiran positif.

Mereka yang terpencar dari rombongan di yakini tidak akan bisa kembali lagi dan banyak pendaki yang mengaku sering mendapatkan pengalaman menyeramkan selama perjalanan mendaki gunung arjuno.

Jalur Pendakian Yang Ada Di Gunung Rinjani

Gunung Rinjani merupakan gunung yang menjadi salah satu rekomendasi bagi para pendaki. Gunung ini memiliki ketinggian 3.726 mdpl dan menjadi gunung yang memiliki panorama alam yang sangat indah. Untuk memulai pendakian di gunung ini, kalian bisa memilih tiga jalur yang berbeda. Jalur tersebut adalah jalur pendakian via desa Sembalun, jalur pendakian via desa Senaru dan jalur pendakian via desa Torean.

Ketiga jalur ini punya karakter yang berbeda. Untuk kalian pendaki yang bertipe tracker, kalian bisa mengambil jalur Sembalun yang memiliki jalur yang datar. Jalur pendakian yang landai membuat pengalaman mendaki kalian sedikit berbeda, pasalnya jika kalian melewati jalur ini, kalian akan merasakan teriknya matahari karena jalur yang kalian ambil termasuk landai.

Jika kalian menginginkan pendakian yang sedikit menantang, kalian bisa mengambil jalur Senaru. Jalur yang harus kalian lalui sedikit terjal dan berbatu sehingga memberikan kesan mendaki yang lebih seru dan mendebarkan. Untuk dapat mencapai puncak, kalian membutuhkan waktu hingga 4 jam lamanya.

Gambar terkait

Jalur Torean merupakan jalur yang paling tidak populer jika dibandingkan kedua jalur tadi. Tetapi ada satu kelebihan yang bisa didapatkan oleh para pendaki jika melalui jalur ini, yakni pemandian belerang yang tersedia di beberapa titik pendakian. Kalian yang lelah berjalan bisa beristirahat sebentar sambil berendam di kolam belerang yang panas.

Tujuan utama dalam sebuah pendakian tentu puncak dari gunung yang kita daki. Puncak Ranjani merupakan puncak gunung yang mampu memberikan keindahan yang luar biasa. Panorama yang ditawarkan dari puncak gunung Ranjani sangatlah indah sehingga mampu menghipnotis siapa saja yang berhasil menginjakkan kakinya di puncak. Untuk bisa mencapai puncak Ranjani, kalian harus sedikit bersabar karena medan yang akan kalian tempuh sangat terjal dan berbatu sehingga sangat berbahaya.

Jika cuaca sedang bagus, kalian bisa melihat gunung Agung Bali, Gunung Raung dan Gunung Tambora di Sumbawa dengan sangat jelas. Siapkan kamera terbaik kalian untuk mengabadikan keindahan ketiga gunung tadi. Jangan lupa agar tetap berhati-hati ketika mendaki, jangan sampai karena tidak sabar, kita malah terjatuh dan terluka.

Kembali Dibuka, Aturan Pendakian Gunung Rinjani Semakin Diperketat

Apakah kalian tertarik untuk melihat keindahan Lombak dari puncak gunung? Jika iya, persiapkan diri kalian, pasalnya jalur pendakian Gunung Rinjani akhirnya kembali dibuka pada bulan April 2019 ini.

Sudiyono selaku Kepala Taman Nasional Gunung Rinjani menjelaskan bahwa ada empat jalur yang harus ditutup pasca gempa yang melanda Lombok pada bulan Juli 2018 silam. Tidak ada kejelasan kapan keempat jalur tersebut akan kembali dibuka untuk publik.

Sebenarnya ada empat jalur lagi yang akan dibuka, yakni jalur Sembalun, Senaru, Timbanuh serta jalur Air Berik. Namun untuk jalur Air Berik sudah dapat diakses sejak 19 November 2018 silam. Namun berbeda dari biasanya, pasalnya pembukaan jalur pendakian ini sangat terbatas.

Pihak TNGR juga telah melakukan survei lapangan terkait persiapan awal untuk menentukan kapan tanggalan pasti pembukaan semua jalur pendakian di Gunung Rinjani. Hingga kini, batas jalur pendakian yang diizinkan adalah Plawangan, tanpa turun ke Danau Segara Anak.

Menurut lansiran Detik Travel, pihak pengelola juga memperketat peraturan pendakian dimana para pendaki harus melakukan check in dan check out serta melakukan pack in dan pack out, apa itu ?

Pack in dan Pack out adalah pendataan jumlah barang bawaan saat mulai pendakian termasuk yang berpotensi menjadi sampah ketika mendaki, nantinya barang yagn dibawa naik akan didata dan disamakan saat melakukan proses check out. Hal ini dilakukan agar kelestarian Gunung Rinjani dapat tetap terjaga.

Nantinya juga akan dilakukan random checking untuk memantau ada atau tidaknya pendaki ilegal atau gelap yang dapat berpotensi merusak kelestarian Gunung Rinjani.